Blog Info News

Sampul Buku Dari Bahan Organik

Sampul Buku Dari Bahan Organik

Sampul Buku Dari Bahan Organik – Daun kering merupakan sampah organik yang bisa digunakan untuk berbagai macam kerajinan tangan dan kreatifitas. Daun kering dikategorikan sebagai bahan organik karena dapat membusuk dengan cepat dan juga sangat mudah untuk terurai. Namun, dengan sentuhan-sentuhan khusus dan sedikit kretifitas, maka daun kering bisa dijadikan berbagai hiasan termasuk salah satunya sampul buku. Memodifikasi buku dengan bahan daun kering ini bisa menjadikan sampul buku yang bernilai seni tinggi. Indonesia memiliki beragam daun dari berbagai pohon, dan masing-masing memiliki warna dan bentuk yang unik. Hal ini bisa dimanfaatkan sebagai kreasi sampul buku yang indah dengan mencampurkan berbgai macam bentuk daun kering untuk sebuah sampul buku. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk aksi cinta lingkungan karena dapat dijadikan sebagai ide untuk mendaur ulang sampah organik.

Cara yang digunakan untuk mengkreasikan daun kering ini cukup mudah, anda pun bisa melakukannya sendiri di rumah. Selain untuk sampul buku, anda juga bisa mengkreasikannya untuk kerajinan lain seperti bingkai foto atau benda-beda lain di rumah anda. Namun pada kali ini yang akan dibahas adalah kreasi daun kering untuk sampul buku. Alat dan bahan yang dipersiapkan yaitu daun kering, pemutih pakaian, sampul buku yang akan dikreasikan, gunting, lem kardus, pemotong kardus (bisa pisau atau cutter), dan asam sitrat sebagai pengawet daun kering. Untuk persiapan daun kering, anda bisa menyediakan daun kering dengan bentuk beraneka macam sesuai yang anda inginkan. Menggunakan satu jenis bentuk daun tidak masalah jika anda kesulitan menemukan daun yang bermacam-macam. Tahap pertama adalah merebus daun. Merebus daun ini dilakukan untuk membuat teksstur daun menjadi lemas dan mudah untuk dibentuk. Namun, hati-hati dalam memperlakukan rebusan daun ini karena bisa membuat daun menjadi hancur ataupun robek. Rebuslah daun ini dengan api kecil menggunakan air yang secukupnya saja. Untuk mengawetkan daun, masukkan asam sitrat dengan takaran 6-8 sendok makan ke dalam rebusan air dan daun tersebut. Biarkan daun direbus bersama asam sitrat selama lebih kurang 15 menit. Lalu, keringkan daun pada bagian datar seperti piring atau nampan dan taruh di tempat yang terkena sinar matahari. Setelah daun menjadi kering, anda bisa mulai menyusun daun tersebut di atas sampul buku yang anda kreasikan. Jika anda telah menyusun desain daun, anda bisa mulai menempelkan daun satu per satu di atas sampul buku anda. Untuk menempelkan daun kering yang telah diolah ini, anda bisa menggunakan lem yang kuat seperti lem kayu maupun lem kardus dengan kualitas tinggi. Agar daun kering awet dan tidak mudah rusak, anda bisa menambahkan sampul plastik atau melaminating sampul tersebut.

Dengan mengikuti cara di atas, maka daun kering yang anda jadikan kreatifias akan bertahan dalam waktu yang lama karena telah diawetkan dengan asam sitrat. Jangan khawatir daun kering akan rusak, karena jika anda sudah melindunginya dengan plastik ataupun laminating, daun hasil kreasi anda akan lebih awet dan tidak akan mudah rusak. Kreatifitas ini bisa mulai anda coba di rumah, dan bisa juga mengaplikasikannya pada benda lain selain sampul buku. Dengan begini, buku anda akan terlihat lebih menarik dari sebelumnya dan juga mendukung kecintaan pada lingkungan karena mendaur ulang sampah organik. Disamping itu, anda bisa menjual sampul buku yang anda buat untuk mendapatkan uang untuk menambah modal anda dalam bermain taruhan bola di agen sbobet, agar peluang kemenangan yang anda miliki semakin besar.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!