Blog Info

Proses Pembuatan Kertas dari kayu Hingga Jadi Buku

Proses Pembuatan Kertas dari kayu Hingga Jadi Buku – Pembuatan buku yang bermula dari kertas rupanya tidak semua orang tahu bagaimana cara pembuatannya. Meski sebagain mereka juga sudah tahu bahwa kertas dibuat dahulu bubur kayu yang disebut dengan plup. Namun proses urutannya tidak semua tahu dengan jelas. Berikut ini ada penjelasan lengkap mengenai proses pembuatan kertas mulai dari kayu hingga menjadi sebuah buku.

Proses Awal
Pada proses awal ini tentu masih berupa kayu. Dahulu, jenis kayu yang bisa digunakan untuk membuat kertas masih terbatas, yakni kayu akasia dan kayu pinus. Kedua kayu ini memiliki serat yang pendek sehingga lebih mudah diolah disbanding jenis kayu yang lain. Seiring perjalanan waktu, teknologi kian berkembang sehingga segala jenis kayu bisa digunakan dengan cukup baik.

1. Kayu diambil dari hutan atau kebun dengan dipotong. Hasil potongan kayu disebut dengan log. Sebelum dilanjutkan, kayu ini harus disimpan terlebih dahulu selama beberapa bulan agar lebih lunak.

2. Setelah disimpan beberapa bulan, log dimasukkan dalam mesin kupas. Tujuannya tentu saja mengupas bagian kulit luar agar bersih. Proses ini sering disebut dengan istilah De Barker.

3. Kemudian setelah proses de barker selesai maka masuk ketahap berikutnya yakni pemotongan kayu hingga menjadi chip. Pada proses ini akan dilakukan pemotongan ulang jika ukuran chip ada yang kurang sesuai dengan tahap berikutnya.

4. Tahap selanjutnya yakni memasak. Tentu saja masakkayu ini tidak menggunakan panci namun menggunakan digester. Ada 2 macam dalam cara memasak ini yakni Chemical Pulping Process dan Mechanical Pulping Process. Hasil dari masakan ini barulah disebut dengan plup.

Proses Pembuatan Kertas
Tahap berikutnya setelah menjadi plup, masih butuh proses lama lagi agar bisa disebut dengan kertas. Setidaknya masih butuh 5 tahap lagi agar bisa digunakan. Berikut ini caranya.

1. Plup diolah terlebih dahulu di dalam Stock Preparation. Bagian ini memberian kewenangan penuh atas pemberian warna atau tidak. Kemudian tambah dengan bahan retensi agar pori dalam serat dapat tertutup.

2. Kemudian masuk ke mesin cleaner, mesin ini membersihkan plup dari serat kasar dan beragam kerusakan yang mungkin saja bisa terjadi saat proses cetak nanti.

3. Dari cleaner stock kemudian masuk ke mesin pemanas atau disebut dengan headbox. Mesin ini berfungsi membuang air dan membentuk lembaran kertas. Dengan mesin ini tebal tipisnya kertas bisa diatur sesuai kebutuhan.

4. Lembaran kertas yang sudah masuk ke mesin headbox disebut dengan web. Lembaran web inilah kemudian masuk ke Press Part untuk memadatkan lagi hingga 50 %.

5 .Tahap terakhir masuk ke mesin dryer guna mengeringkan web hingga kadarnya mencapai 6%. Kemudian kertas yang kering dililitkan pada gulungan besar. Biasanya orang menyebut dengan nama paper roll. Nah, setelah ini kertas bisa dibentuk dan dipotong sesuai ukuran kebutuhan.

Tahap Menjadi Buku
Untuk menjadi sebuah buku, kertas dapat ditentukan sesuai ukuran. Ingin ukuran kecil seperti komik, atau agak besar seperti atlas. Semua sesuai kebutuhan. Apabila lembaran kertas tersebut sudah dicetak dengan gambar atau tulisan tahap selanjutnya tinggalmenjilid. Sebuah percetakan yang besar biasanya menjilid buku dengan alat khusus.sedangkan secara manual bisa dengan mesin press kecil atau dilem ujungnya dengan lem kertas.

Itulah ragam tahapan mengenai proses pembuatan kertas mulai dari kayu hingga menjadi sebuah buku.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!