Info News Teknik

Penelitan Buku Yang Tebuat Dari Jagung

Pastinya anda sudah tahu bahwa kertas merupakan salah satu bagian dari sebuah buku. Merupakan salah satu benda yang pastinya sudah tak asing ditelinga anda. Anda juga tahu bahwa buku dan kertas merupakan salah satu benda yang terbuat dari bahan dasar kayu. Kayu memang memiliki selulosa yang cukup untuk membuat sebuah kertas. Namun sudah banyak penelitian bahwa tak hanya kayu saja yang mampu untuk menjadi salah satu bahan dasar kayu. Namun sudah ada banyak sekali jenis bahan dasar pembuatan kertas. Seperti jagung, yang merupakan bahan makanan pokok manusia. Jagung ternyata tak hanya bijinya yang bisa dimakan ternyata semua bagian jagung bisa digunakan.

Seperti kulit jagung dan juga tongkol jagung. Sekilas bahwa kulit jagung dan tongol jagung dahulu bukanlah sebuah bahan yang mahal atau bahkan hanya dibuang dan dijadikan sebuah limbah. Lambat laun orang mulai untuk mengubahnya menjadi sebuah pupuk yang akhirnya membuat banyak orang mulai membuatnya. Namun tetap saja tak maksimal, lalu dilanjutkan sebagai salah satu bahan pakan ternak untuk sapi dan ayam. Menjadi salah satu yang terkenal namun tetap saja belum sempurna masih memberikan sisa dan masih dibuang. Akhirnya mulai terlintas sebuah penelitan untuk membuat sebuah kertas dari kulit jagung dan tongkol jagung ini. Bermula karena masih banyak dibuang sehingga para peneliti di Indonesia mulai untuk meneliti hal ini untuk mengurangi penggunaan kayu.

Penelitian ini berlanjut dengan melakukan beberapa proses yang ada. Ternyata tongkol jagung memiliki selulosa sebesar 30,91% dan kulit jagung memiliki 44,08% selulosa. Selulosa yang sebanyak ini mampu untuk membuat sebuah kertas. Karena kayu memiliki selulosa sebesar 38-42%. Sehingga dengan selulosa sebanyak ini mampu untuk emmbuat sebuah kertas dengan kualitas terbaik. Tongkol dan kulit jagung ini direbus menggunakan bahan kimia yaitu naoh dan juga bahan pengawet yaitu garam, serta juga perekat agar menjadi kertas yang baik saat terbentuk. Setelah itu lanjut ke tahap berikutnya dijemur akan menghasilkan kertas. Namun penelitian ini menghasilkan banyak sekali warna pada kertas. Mulai dari warna coklat muda hingga coklat tua. Hal ini dipengaruhi dari cahaya matahari yang membuat warna kertas menjadi beragam. Namun tetap saja kertas ini sangat baik kualitasnya. Karena mengandung selulosa yang sama dengan kayu.

Dengan seperti ini orang mulai berinovasi untuk mengembangkan penelitian ini. Seperti yang anda ketahui bahwa penebangan pohon merupakan salah satu yang tak bisa ditoleransi lagi, karena global warming. Sehingga dengan menggunakan bahan dasar tongkol dan kulit jagung ini mampu untuk menggantikan kayu sebagai bahan dasar kayu untuk membuat kertas di masa depan, sehingga dapat mengurangi dampak dari global warming.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply