5 Langkah Mudah dalam Membuat Sebuah Buku

5 Langkah Mudah dalam Membuat Sebuah Buku

5 Langkah Mudah dalam Membuat Sebuah Buku – Menulis bukanlah sebuah hal yang mudah, namun juga bukan sebuah pekerjaan yang sulit. Hal sederhana yang sebenarnya semua orang bisa melakukan. Hanya saja sebagian orang menganggap bahwa menulis ialah pekerjaan yang melelahkan dan bikin pusing. Apabila ditelaah dan dipelajari dengan baik maka menulis ini akan menjadi sebuah kegiatan yang menyenangkan. Anda tidak hanya merefresh isi kepala namun juga dapat menambah ilmu atau wawasan bagi orang lain. Tentu sebuah tindakan yang mulia dan berguna bukan? Nah, jika keinginan untuk menulis ini kuat maka segala kesulitan akan terasa lebih mudah.

Dalam proses menulis, tentu saja orang ingin sekali bisa menerbitkan menjadi sebuah buku. Namun rupanya untuk menyusun tulisan menjadi sebuah buku itu butuh proses yang panjang. Tidak semua orang mau menjalani proses panjang ini dengan alasan lama. Nah, berikut ini ada 5 langkah mudah dalam membuat sebuah buku agar terasa lebih cepat.

1. Menentukan Tema dan Judul
Sebelum menentukan judul, akan lebih baik memikirkan tema terlebih dahulu. Tema ini bisa diambil dari hal sederhana yang ada di sekitar. Bisa juga mengambil tema dari sesuatu yang menjadi kebiasaan atau kesukaan. Barulah judul bisa dirumuskan dengan mudah.

2. Membuat Kerangka Tulisan
Langkah berikutnya yakni membuat kerangka tulisan berupa poin-poin atau sub bab agar lebih mudah. Baik itu berupa fiksi atau non fiksi, menyusun sebuah buku harus ada kelurusan ide yang bertahap. Kelurusan ide ini akan muncul sesuai dengan kerangka yang sudah dibuat. Maka, kerangka tulisan ini tidak bisa dianggap sepele. Sebagian orang sering menyepelekan tahap ini sehingga setelah menulis panjang malah menjadi bingung cara meluruskannya.

3. Menulis Perpoin Hingga Selesai
Seperti penjelasan pada tahap sebelumnya bahwa kerangka harus ditulis perpoint atau per sub bab. Hal ini penting agar dalam menuliskan naskah bisa lebih berkembang dan tidak saling bertabrakan. Ada beberapa orang yang ingin menyusun sebuah buku namun tahap kerangka dan penjabaran per point kurang pas sehingga harus menambah sub bab lagi. Untuk awal tidak masalah harus menambah point lagi asal tidak mengubah kerangka khusus yang tidak bisa disangkal.

4. Revisi dan Editing
Nah, tahap ini ialah tahap yang paling sulit dan menegangkan. Pasalnya, dalam proses ini ada beberapa orang yang justru malah menulis ulang karena menganggap tulisannya masih jelek dan kurang layak terbit. Pada tahap ini bisa dilakukan dengan dua cara yakni tanyakan dahulu pada orang yang ahli atau minta orang lain untuk membaca tulisan Anda.

5. Minta Orang untuk Membaca
Tahap ini dapat membuat Anda makin percaya diri atau justru merasa tertekan atau down. Ada sebagian orang yang Sukanya mencerca, ada juga orang yang sukanya memuji. Awas dan tetap bersiap agar hasil ulasan tidak membuat Anda jatuh. Gunakan emosi untuk bisa memilih hal positif agar lebih maju dan berkembang.

Itulah 5 langkah mudah dalam membuat sebuah buku agar terasa lebih cepat. Apabila Anda melakukan serangkaian tahap tersebut secara perlahan maka secara berkelanjutan akan membuat hasil yang memuaskan. Jika Anda tidak sanggup untuk berlari maka berjalanlah, jika Anda tidak sanggup untuk berjalan maka silakan saja jalan ditempat. Setidaknya Anda terus bergerak dan berusaha. Jangan sampai hanya diam di tempat. Begitulah kata bijak hari ini. Ini seperti saat anda bermain judi slot online di https://www.mdsbet.com, jika anda mengalami kekalahan terus menerus, maka yang perlu anda lakukan adalah belajar dan mencari tahu cara untuk memenangkan permainan tersebut dan jangan hanya berdiam diri saja tanpa melakukan apapun.

Proses Pembuatan Kertas dari kayu Hingga Jadi Buku
Blog Info

Proses Pembuatan Kertas dari kayu Hingga Jadi Buku

Proses Pembuatan Kertas dari kayu Hingga Jadi Buku – Pembuatan buku yang bermula dari kertas rupanya tidak semua orang tahu bagaimana cara pembuatannya. Meski sebagain mereka juga sudah tahu bahwa kertas dibuat dahulu bubur kayu yang disebut dengan plup. Namun proses urutannya tidak semua tahu dengan jelas. Berikut ini ada penjelasan lengkap mengenai proses pembuatan kertas mulai dari kayu hingga menjadi sebuah buku.

Proses Awal
Pada proses awal ini tentu masih berupa kayu. Dahulu, jenis kayu yang bisa digunakan untuk membuat kertas masih terbatas, yakni kayu akasia dan kayu pinus. Kedua kayu ini memiliki serat yang pendek sehingga lebih mudah diolah disbanding jenis kayu yang lain. Seiring perjalanan waktu, teknologi kian berkembang sehingga segala jenis kayu bisa digunakan dengan cukup baik.

1. Kayu diambil dari hutan atau kebun dengan dipotong. Hasil potongan kayu disebut dengan log. Sebelum dilanjutkan, kayu ini harus disimpan terlebih dahulu selama beberapa bulan agar lebih lunak.

2. Setelah disimpan beberapa bulan, log dimasukkan dalam mesin kupas. Tujuannya tentu saja mengupas bagian kulit luar agar bersih. Proses ini sering disebut dengan istilah De Barker.

3. Kemudian setelah proses de barker selesai maka masuk ketahap berikutnya yakni pemotongan kayu hingga menjadi chip. Pada proses ini akan dilakukan pemotongan ulang jika ukuran chip ada yang kurang sesuai dengan tahap berikutnya.

4. Tahap selanjutnya yakni memasak. Tentu saja masakkayu ini tidak menggunakan panci namun menggunakan digester. Ada 2 macam dalam cara memasak ini yakni Chemical Pulping Process dan Mechanical Pulping Process. Hasil dari masakan ini barulah disebut dengan plup.

Proses Pembuatan Kertas
Tahap berikutnya setelah menjadi plup, masih butuh proses lama lagi agar bisa disebut dengan kertas. Setidaknya masih butuh 5 tahap lagi agar bisa digunakan. Berikut ini caranya.

1. Plup diolah terlebih dahulu di dalam Stock Preparation. Bagian ini memberian kewenangan penuh atas pemberian warna atau tidak. Kemudian tambah dengan bahan retensi agar pori dalam serat dapat tertutup.

2. Kemudian masuk ke mesin cleaner, mesin ini membersihkan plup dari serat kasar dan beragam kerusakan yang mungkin saja bisa terjadi saat proses cetak nanti.

3. Dari cleaner stock kemudian masuk ke mesin pemanas atau disebut dengan headbox. Mesin ini berfungsi membuang air dan membentuk lembaran kertas. Dengan mesin ini tebal tipisnya kertas bisa diatur sesuai kebutuhan.

4. Lembaran kertas yang sudah masuk ke mesin headbox disebut dengan web. Lembaran web inilah kemudian masuk ke Press Part untuk memadatkan lagi hingga 50 %.

5 .Tahap terakhir masuk ke mesin dryer guna mengeringkan web hingga kadarnya mencapai 6%. Kemudian kertas yang kering dililitkan pada gulungan besar. Biasanya orang menyebut dengan nama paper roll. Nah, setelah ini kertas bisa dibentuk dan dipotong sesuai ukuran kebutuhan.

Tahap Menjadi Buku
Untuk menjadi sebuah buku, kertas dapat ditentukan sesuai ukuran. Ingin ukuran kecil seperti komik, atau agak besar seperti atlas. Semua sesuai kebutuhan. Apabila lembaran kertas tersebut sudah dicetak dengan gambar atau tulisan tahap selanjutnya tinggalmenjilid. Sebuah percetakan yang besar biasanya menjilid buku dengan alat khusus.sedangkan secara manual bisa dengan mesin press kecil atau dilem ujungnya dengan lem kertas.

Itulah ragam tahapan mengenai proses pembuatan kertas mulai dari kayu hingga menjadi sebuah buku.

Cara Membuat Buku Berdasarkan Aspek Penerbitan
Blog Info News

Cara Membuat Buku Berdasarkan Aspek Penerbitan

Cara Membuat Buku Berdasarkan Aspek Penerbitan – Setiap orang yang suka menulis tentu akan melahirkan beragam karya. Baik itu dengan tujuan profit maupun non profit tentu kegiatan menulis ini akan memunculkan hasrat tertentu. Bagi Anda yang suka dengan menulis kemudian ingin mengajukan ke penerbit sebaiknya baca tulisan ini terlebih dahulu agar makin tahu mengenai aspek penerbitan buku.

1. Prioritas Terbitan
Hal utama yang menjadi sorotan penerbit ialah prioritas tema. Inilah yang menjadi point penting kapan sebaiknya naskah Anda dikirim. Bagi penerbit yang khusus menerbitkan satu tema tidak masalah, namun bagi penerbit besar dengan beragam tema akan sangat mendesak point tertentu.

2. Seleksi Naskah
Pada tahap seleksi naskah ini, editor memilih satu tema yang pas kemudian dipilih sesuai nilai yang ada pada standar si penerbit. Apabila tulisan Anda bagus namun tidak sesuai dengan prioritas terbitan maka tahap seleksi ini belum bisa dilakukan.

3. Jangka Waktu Seleksi dan Penerbitan
Waktu yang dibutuhkan untuk seleksi dan penerbitan ini biasanya berkisar 3-6 bulan bergantung pada banyaknya buku yang akan diterbitkan dan keterdesakan waktu yang ada.

4. Ukuran Naskah
Ini adalah tahap di mana sag editor menentukan ukuran buku. Apakah dengan ukuran mini atau dengan ukuran besar.

5. Kontrak Kerja
Apabila semua sudah selesai dan tinggal cetak, maka baru mulai kontrak kerja dengan penulis. Kontrak kerja ini sangat beragam, bergantung pada kualitas tulisan dan kualitas si penulis. Bagi pemula dan yang sudah mempunyai nama tentu isi kontraknya akan berbeda. Jika Anda berbakat dan produktif dalam menulis maka bisa saja kontrak kerjanya agak Panjang.

6. Royalti
Pemberian royalty ini biasanya muncul tiap 6 bulan sekali. Hehe, jangan dianggap menjadi penulis itu penghasilannya per bulan. Mereka justru gajian hanya tiap 6 bulan saja, lalu per bulan minta siapa? Nah, itu tanyakan saja pada para penulis itu.

7. Promosi
Apabila buku sudah cetak maka penerbit akan melakukan promosi melalui situs https://agenbola108.cc. Tayangan promosi ini hanya sampai tanggal khusus. Bahkan sekarang ini justru promosi dimulai sebelum proses cetak selesai dengan metode PO atau pree order.

8. Diskon
Penerbit secara khusus akan memberikan diskon baik untukumum maupun penulisnya sendiri jika membeli dalam jumlah banyak. Tiap penulis yang memiliki banyak uang sering membeli bukunya sendiri dalam jumah banyak agar lekas popular.

9. Umur Buku
Usia buku biasanya hanya sampai 3 tahun saja. Jika buku tersebut memiliki kualitas yang bagus maka bisa cetak ulang. Namun jika tidak maka akan menjadi buku langka dan hanya cetak khusus.

10. Cetak Ulang
Pelaksanaan cetak ulang ini bisa dilakukan kapan saja. Terutama jika peminat bukunya cukup banyak.

11. Diterjemahkan
Nah, ini adalah tahap paling bergengsi dari semua tahapan karena pada tahap ini buku yang popular akan diterjemahkan dalam bahasa lain. Banyak orang yang suka dan berkualitas maka sudah pasti buku tersebut akan diterjemahkan dalam bahasa tertentu.

Itulah 11 cara membuat buku berdasarkan aspek penerbit. Apabila dilihat dari urutannya maka proses penerbitan buku memang tidak bisa dianggap remeh. Banyak orang yang nantinya membaca dan menikmati tulisan. Tentu aneka tulisan dan wawasan tersebut harus diteliti dengan baik agar menghasikan wacana yang berkualitas. Bukan sebuah pekerjaan yang mudah namun juga bukan sebuah pekerjaan yang sulit. Semoga tulisan Anda bisa lolos dengan mudah di penerbit. Dan bisa dinobatkan sebagai buku berkualitas.

5 Langkah Mudah dalam Membuat Sebuah Buku
Blog Info News

5 Langkah Mudah dalam Membuat Sebuah Buku

5 Langkah Mudah dalam Membuat Sebuah Buku – Menulis bukanlah sebuah hal yang mudah, namun juga bukan sebuah pekerjaan yang sulit. Hal sederhana yang sebenarnya semua orang bisa melakukan. Hanya saja sebagian orang menganggap bahwa menulis ialah pekerjaan yang melelahkan dan bikin pusing. Apabila dipelajari dengan baik maka menulis ini akan menjadi sebuah kegiatan yang menyenangkan. Anda tidak hanya merefresh isi kepala namun juga dapat menambah ilmu atau wawasan bagi orang lain. Tentu sebuah tindakan yang mulia dan berguna bukan? Nah, jika keinginan untuk menulis ini kuat maka segala kesulitan akan terasa lebih mudah.

Dalam proses menulis, tentu saja orang ingin sekali bisa menerbitkan menjadi sebuah buku. Namun rupanya untuk menyusun tulisan menjadi sebuah buku itu butuh proses yang panjang. Tidak semua orang mau menjalani proses panjang ini dengan alasan lama. Nah, berikut ini ada 5 langkah mudah dalam membuat sebuah buku agar terasa lebih cepat.

1. Menentukan Tema dan Judul
Sebelum menentukan judul, akan lebih baik memikirkan tema terlebih dahulu. Tema ini bisa diambil dari hal sederhana yang ada di sekitar. Bisa juga mengambil tema dari sesuatu yang menjadi kebiasaan atau kesukaan. Barulah judul bisa dirumuskan dengan mudah.

2. Membuat Kerangka Tulisan
Langkah berikutnya yakni membuat kerangka tulisan berupa poin-poin atau sub bab agar lebih mudah. Baik itu berupa fiksi atau non fiksi, menyusun sebuah buku harus ada kelurusan ide yang bertahap. Kelurusan ide ini akan muncul sesuai dengan kerangka yang sudah dibuat. Maka, kerangka tulisan ini tidak bisa dianggap sepele. Sebagian orang sering menyepelekan tahap ini sehingga setelah menulis panjang malah menjadi bingung cara meluruskannya.

3. Menulis Perpoin Hingga Selesai
Seperti penjelasan pada tahap sebelumnya bahwa kerangka harus ditulis perpoint atau per sub bab. Hal ini penting agar dalam menuliskan naskah bisa lebih berkembang dan tidak saling bertabrakan. Ada beberapa orang yang ingin menyusun sebuah buku namun tahap kerangka dan penjabaran per point kurang pas sehingga harus menambah sub bab lagi. Untuk awal tidak masalah harus menambah point lagi asal tidak mengubah kerangka khusus yang tidak bisa disangkal.

4. Revisi dan Editing
Nah, tahap ini ialah tahap yang paling sulit dan menegangkan. Pasalnya, dalam proses ini ada beberapa orang yang justru malah menulis ulang karena menganggap tulisannya masih jelek dan kurang layak terbit. Pada tahap ini bisa dilakukan dengan dua cara yakni tanyakan dahulu pada orang yang ahli atau minta orang lain untuk membaca tulisan Anda.

5. Minta Orang untuk Membaca
Tahap ini dapat membuat Anda makin percaya diri atau justru merasa tertekan atau down. Ada sebagian orang yang Sukanya mencerca, ada juga orang yang sukanya memuji. Awas dan tetap bersiap agar hasil ulasan tidak membuat Anda jatuh. Gunakan emosi untuk bisa memilih hal positif agar lebih maju dan berkembang.

Itulah 5 langkah mudah dalam membuat sebuah buku agar terasa lebih cepat. Apabila Anda melakukan serangkaian tahap tersebut secara perlahan maka secara berkelanjutan akan membuat hasil yang memuaskan. Jika Anda tidak sanggup untuk berlari maka berjalanlah, jika Anda tidak sanggup untuk berjalan maka silakan saja jalan ditempat. Setidaknya Anda terus bergerak dan berusaha. Jangan sampai hanya diam di tempat. Begitulah kata bijak hari ini. Selamat berkarya.

Sampul Buku Dari Bahan Organik
Blog Info News

Sampul Buku Dari Bahan Organik

Sampul Buku Dari Bahan Organik – Daun kering merupakan sampah organik yang bisa digunakan untuk berbagai macam kerajinan tangan dan kreatifitas. Daun kering dikategorikan sebagai bahan organik karena dapat membusuk dengan cepat dan juga sangat mudah untuk terurai. Namun, dengan sentuhan-sentuhan khusus dan sedikit kretifitas, maka daun kering bisa dijadikan berbagai hiasan termasuk salah satunya sampul buku. Memodifikasi buku dengan bahan daun kering ini bisa menjadikan sampul buku yang bernilai seni tinggi. Indonesia memiliki beragam daun dari berbagai pohon, dan masing-masing memiliki warna dan bentuk yang unik. Hal ini bisa dimanfaatkan sebagai kreasi sampul buku yang indah dengan mencampurkan berbgai macam bentuk daun kering untuk sebuah sampul buku. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk aksi cinta lingkungan karena dapat dijadikan sebagai ide untuk mendaur ulang sampah organik.

Cara yang digunakan untuk mengkreasikan daun kering ini cukup mudah, anda pun bisa melakukannya sendiri di rumah. Selain untuk sampul buku, anda juga bisa mengkreasikannya untuk kerajinan lain seperti bingkai foto atau benda-beda lain di rumah anda. Namun pada kali ini yang akan dibahas adalah kreasi daun kering untuk sampul buku. Alat dan bahan yang dipersiapkan yaitu daun kering, pemutih pakaian, sampul buku yang akan dikreasikan, gunting, lem kardus, pemotong kardus (bisa pisau atau cutter), dan asam sitrat sebagai pengawet daun kering. Untuk persiapan daun kering, anda bisa menyediakan daun kering dengan bentuk beraneka macam sesuai yang anda inginkan. Menggunakan satu jenis bentuk daun tidak masalah jika anda kesulitan menemukan daun yang bermacam-macam. Tahap pertama adalah merebus daun. Merebus daun ini dilakukan untuk membuat teksstur daun menjadi lemas dan mudah untuk dibentuk. Namun, hati-hati dalam memperlakukan rebusan daun ini karena bisa membuat daun menjadi hancur ataupun robek. Rebuslah daun ini dengan api kecil menggunakan air yang secukupnya saja. Untuk mengawetkan daun, masukkan asam sitrat dengan takaran 6-8 sendok makan ke dalam rebusan air dan daun tersebut. Biarkan daun direbus bersama asam sitrat selama lebih kurang 15 menit. Lalu, keringkan daun pada bagian datar seperti piring atau nampan dan taruh di tempat yang terkena sinar matahari. Setelah daun menjadi kering, anda bisa mulai menyusun daun tersebut di atas sampul buku yang anda kreasikan. Jika anda telah menyusun desain daun, anda bisa mulai menempelkan daun satu per satu di atas sampul buku anda. Untuk menempelkan daun kering yang telah diolah ini, anda bisa menggunakan lem yang kuat seperti lem kayu maupun lem kardus dengan kualitas tinggi. Agar daun kering awet dan tidak mudah rusak, anda bisa menambahkan sampul plastik atau melaminating sampul tersebut.

Dengan mengikuti cara di atas, maka daun kering yang anda jadikan kreatifias akan bertahan dalam waktu yang lama karena telah diawetkan dengan asam sitrat. Jangan khawatir daun kering akan rusak, karena jika anda sudah melindunginya dengan plastik ataupun laminating, daun hasil kreasi anda akan lebih awet dan tidak akan mudah rusak. Kreatifitas ini bisa mulai anda coba di rumah, dan bisa juga mengaplikasikannya pada benda lain selain sampul buku. Dengan begini, buku anda akan terlihat lebih menarik dari sebelumnya dan juga mendukung kecintaan pada lingkungan karena mendaur ulang sampah organik. Disamping itu, anda bisa menjual sampul buku yang anda buat untuk mendapatkan uang untuk menambah modal anda dalam bermain taruhan bola di agen sbobet, agar peluang kemenangan yang anda miliki semakin besar.

Berbagai Macam Kreasi Sampul Yang Melindungi Buku
Blog Info Teknik

Berbagai Macam Kreasi Sampul Yang Melindungi Buku

Hobi membaca buku dan juga mengoleksinya? Maka anda harus tahu bagaimana caranya melindungi buku koleksi anda agar lebih awet dan tidak cepat rusak. “Don’t judge a book by its cover”, mungkin memang benar jika frasa tersebut bisa diterapkan untuk tidak menilai seseorang berdasarkan penampilannya, namun frasa tersebut bukanlah sebuah frasa yang tepat digunakan untuk sebuah buku, karena buku dengan sampul yang rusak menandakan bahwa pemiliknya tidak merawat bukunya dengan baik dan tidak peduli dengan buku-buku miliknya. Karena sebagai pecinta buku pasti anda akan merawat buku-buku yang anda miliki dengan baik.

Ada banyak cara untuk melindungi buku, salah satunya adalah dengan melapisi buku dengan sampul. Anda bisa menggunakan sampul plastik yang bening sehingga cover buku masih bisa terlihat atau dengan sampul kertas. Akan tetapi sampul-sampul tersebut pastinya kurang menarik. Anda bisa melindungi buku sekaligus membuat buku anda terlihat lebih menarik bila anda mengkreasikan sendiri sampul tersebut. Misalnya saja anda membuat sampul buku yang sesuai dengan isi dari buku tersebut, misalnya saja buku tersebut menceritakan hewan-hewan khususnya serangga, maka anda bisa membuat sampul dengan menggambar serangga-serangga.

Anda bisa membuat berbagai macam cover buku sesuai dengan keinginan anda. Anda juga tidak perlu jago menggambar untuk membuat cover yang menarik, anda bisa memanfaatkan benda-benda yang ada di sekitar anda, mulai dari benang, celana bekas, majalah bekas dan lain sebagainya. Berikut beberapa benda yang bisa anda gunakan untuk menghias cover buku anda.

1. Celana jeans
Apabila anda memiliki celana jeans yang sudah tidak terpakai lagi, entah karena kekecilan atau karena sudah rusak, anda bisa memanfaatkannya untuk menghias buku anda. caranya dengan memotong bagian celana jeans yang anda inginkan, namun direkomendasikan memotong bagian kantong belakangnya. Jangan lupa untuk mengukurnya agar sesuai dengan ukuran buku anda. Jika sudah terpotong, anda bisa menempelnya pada cover buku anda yang sudah dilapisi dengan kertas menggunakan lem.

2. Benang
Anda bisa memanfaatkan benang jahit atau benang wol yang ada di rumah. Caranya sangat mudah, pertama adalah dengan melapisi cover buku anda dengan kertas putih, lalu celupkan benang pada cat air dan tempelkan benang tersebut pada cover buku anda. Tunggu hingga kering, maka cover buku anda sudah jadi dan pastinya menjadi lebih menarik.

3. Peta
Apabila buku anda adalah buku travelling, maka menyampulnya dengan peta adalah hal yang bagus. Misalnya saja buku tersebut adalah buku travelling tentang Jepang, maka anda bisa menyampulnya dengan peta Jepang atau bahkan dengan peta dunia. Anda bisa memilih peta apa yang anda inginkan, namun lebih baik bila disesuaikan dengan isi bukunya.

Membuat Buku Harian Dengan Tema Etnik
Info Teknik

Membuat Buku Harian Dengan Tema Etnik

Buku harian haruslah menjadi buku yang menarik dan lucu sehingga orang-orang menjadi senang menulis setiap harinya terkait kegiatan yang dilakukannya pada hari itu dan juga tentang perasaan-perasaannya. Buku harian yang menarik bukan berarti berupa buku yang meriah atau terlalu ramai, anda bisa menggunakan buku harian yang sederhana namun memberikan kesan mewah dan terlihat sangat menarik.

Sala satu buku harian yang paling banyak dicari adalah buku harian dengan nuansa etnik seperti yang biasa anda temukan pada scrapbook. Buku-buku dengan tema seperti scrapbook memang sedang “in” belakangan ini. Namun terkadang sulit untuk menemukan buku harian seperti itu yang anda senangi, dan ketika anda menemukannya, harganya bisa sangat mahal. Oleh sebab itulah, daripada membelinya dengan harga yang mahal, anda bisa Membuat Buku Harian sendiri dengan konsep etnik.

Untuk membuatnya sangatlah mudah, bahan dan alat yang perlu anda siapkan adalah obeng, karton atau kardus, kertas pelapis karton atau kardus seperti kertas daur ulang, kertas warna-warni atau kertas HVS biasa, lem putih, kertas untuk mengisi buku harian, pembolong kertas, tali rami (tali berwarna coklat yang biasa digunakan untuk menggantung foto dengan menggunakan wooden clip) dan juga hiasan-hiasan seperti stiker, gambar-gambar dan hiasan lainnya. Jika alat dan bahannya sudah lengkap, anda tinggal mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

1. Potonglah 2 buah kardus atau karton sesuai dengan ukuran buku harian yang anda inginkan. Pastikan kedua kardus atau karton tersebut memiliki ukuran yang sama karena akan dijadikan sebagai Sampul Buku. Untuk mendapatkan sampul yang lebih tebal, anda bisa mencari bahan lain yang lebih tebal dari karton atau kardus.

2 .Untuk mendapatkan sampul yang lebih menarik, anda bisa melapisinya dengan kertas warna-warni atau kertas HVS biasa. Lebih baik membalurkan lem pada karton/ kardus dengan menggunakan kuas agar lemnya lebih rata.

3. Potong kertas-kertas yang akan anda gunakan sebagai pengisi buku harian anda. Anda bisa memotongnya seukuran sampul atau lebih kecil, namun jangan sampai ukurannya lebih besar dari sampulnya. Namun lebih baik jika ukuran isi kertasnya lebih kecil 1 cm daripada sampul. Anda bisa menggunakan kertas HVS putih atau kertas HVS yang berwarna agar buku harian anda menjadi lebih menarik.

4. Buatlah 2 lubang di pinggir 2 karton/ kardus tadi menggunakan obeng. Lalu lubangi kertas pengisi buku harian menggunakan pembolong kertas dengan jarak dan ukuran yang sama dengan karton/ kardus.

5. Susun rapi sampul dan kertas pengisi, ikat menggunakan tali rami sehingga membentuk pita.

6. Hias buku harian sesuai dengan keinginan anda, bisa menggunakan stiker, kertas, gambar atau hiasan lainnya yang anda inginkan.

Selamatkan Bumi Dengan Memanfaatkan Kertas Bekas Untuk Dijadikan Buku Catatan
Info

Selamatkan Bumi Dengan Memanfaatkan Kertas Bekas Untuk Dijadikan Buku Catatan

Bagi seorang mahasiswa, yang namanya kertas bekas pasti ada banyak dan hanya akan menumpuk begitu saja di pojok kamar karena tidak pernah digunakan lagi. Terutama bagi mahasiswa semester akhir yang sedang mengerjakan tugas akhir seperti skripsi. Setiap kali bimbingan, pasti akan mengeprint skripsi, belum lagi jika ada revisi maka akan semakin banyak kertas yang dibuang. Bisa anda bayangkan jika dalam satu bulan ada 2 hingga 3 kali bimbingan dengan skripsi setebal 100 halaman, maka anda sudah menumpuk 200 hingga 300 kertas tidak terpakai di kamar anda. Dari awal skripsi hingga sidang skripsi, pasti menghabiskan lebih dari satu rim kertas untuk mengeprint skripsi. Belum lagi jika anda memiliki 2 dosen pembimbing, maka tinggal anda kalikan dua saja kertas yang anda butuhkan untuk mengeprint draft skripsi anda.

Daripada membiarkan kertas bekas menumpuk begitu saja, lebih baik bila mengolahnya menjadi barang-barang yang lebih berguna. Perlu anda ingat bahwa kertas tidak tumbuh begitu saja, karena kertas dibuat dari pohon. Padahal pohon menjadi salah satu pemasok oksigen bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, dan yang tidak kalah penting lagi adalah pohon mampu menyerap karbon dioksida yang berbahaya bagi manusia dan menyebabkan global warming jika karbon dioksida dalam udara tidak dikurangi.

Untuk mengurangi penggunaan kertas, anda bisa menggunakan kertas bekas sebagai buku catatan anda. Setidaknya dengan begitu anda bisa mengurangi penggunaan kertas yang secara otomatis maka pohon-pohon dapat terselamatkan. Berikut cara mengolah kertas bekas menjadi buku catatan yang unik.

1. Siapkan alat-alat seperti gunting, kertas karton, kertas bekas, pembolong kertas, lem kertas, pita dan hiasan-hiasan lainnya, anda bisa menggunakan gambar-gambar lucu yang anda gambar sendiri, dari kartu undangan tidak terpakai atau dari gambar lainnya.

2. Potong kertas bekas menjadi 4 bagian sama besar. Jumlah kertas bekas yang akan anda jadikan buku catatan bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan anda. Akan tetapi lebih baik jika tidak terlalu banyak maupun terlalu sedikit agar lebih menarik ketika dilihat.

3. Beri 2 tanda di tengah kertas seperti pada buku tulis biasa, lalu lubangi tanda tersebut menggunakan pembolong keras. Anda bisa membolongi kertasnya satu per satu sehingga hasilnya lebih rapi.

4. Masukkan pita ke lubang tersebut dan ikat dengan kencang. Di bagian depan kertas jangan lupa untuk memberikan karton yang sudah dipotong sesuai dengan ukuran kertas bekas tadi sebagai sampul buku.

5. Berilah hiasan pada karton (sampul buku) semenarik mungkin. Buku catatan dari kertas bekas sudah bisa anda gunakan untuk menuliskan agenda maupun catatan dari hasil bimbingan skripsi dengan dosen pembimbing anda.

Tips Pembuatan Buku dan Sampul Buku
Info

Tips Pembuatan Buku dan Sampul Buku

Membuat buku, mungkin saat ini aktivitas membuat buku banyak dihindari oleh sebagian besar masyarakat. Menurut mereka, membuat buku tentu membutuhkan bakat dan skill tersendiri untuk menghasilkan suatu karya tulis yang bermanfaat tidak hanya untuk diri sendiri, melainkan juga orang lain. Ada juga yang mengatakan bahwa membuat buku perlu membutuhkan waktu yang sangat lama, tidak hanya dalam hitungan hari saja, melainkan bisa berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun lamanya untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas. Tidak hanya perkara menulisnya saja, buku juga identik dengan sampul buku. kebanyakan orang menilai suatu buku juga dari kualitas sampulnya. Oleh karena itu, dibutuhkan tips khusus pembuatan buu dan sampul buku agar karya Anda bisa dinikmati dan diterima pembaca.

Setidaknya ada 4 tips memulai proses pembuatan buku, diantaranya:

1. Membuat rancangan buku
Buku yang berkualitas adalah buku yang memiliki struktur penulisan yang bagus. Ada baiknya Anda membuat rancangan atau kerangka buku terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan untuk membuat rangkuman kecil tentang gagasan seperti apa yang akanAnda tuangkan dalam buku. Point pertama ini bisa Anda mulai dengan membuat bab-bab dan sub bab buku.

2. Mulai menuangkan ide dalam tulisan
Jika batasan tulisan sudah dituangkan melalui rancangan buku, selanjutnya Anda bisa memulai untuk mengisi buku tersebut sesuai dengan rancangan yang sudah dibuat. Meskipun bisa saja rancangan yang sudah dibuat mengalami perubahan karenaadanya topik yang tidak relevan.

3. Penyuntingan
Bagian ini menjadi point penting saat pembuatan buku. Buku yang sudah selesai ditulis wajib untuk dilakukan penyuntingan atau revisi naskah. Tips ini dilakukan dengan cara membaca kembali tulisan Anda untuk melihat apakah tulisan dari awal hingga akhir sudah memiliki alur yang jelas dan tidak terdapat kesalahan kalimat. Pada tahap ini juga berguna untuk menghindari Anda dari praktik plagiarisme.

4. Desain sampul dan cetak buku
Tahap terakhir dalam proses pembuatan buku adalah mendesain sampul buku. Perlu diketahui, bahwa pembaca pertama kali akan melihat bagaimana kualitas desain sampul buku Anda. Oleh karena itu, sinopsis singkat terkait isi buku penting untuk dicantumkan. Untuk masalah satu ini, Anda bisa berkonsultasi dengan ahli desain sampul buku. Sampul buku harus memiliki tema yang relevan dengan isi buku. Buatlah sampul buku sebagus mungkin untuk menarik minat pembaca. Sampul buku juga seringkali menjadi identitas penulisnya.

Nah, itulah beberapa tips penting yang harus diperhatikan dalam proses pembuatan buku dan sampul buku. Finally, tinggal bagaimana Anda mempromosikan buku yang Anda tulis agar bisa diterima oleh pembaca. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Cara Mudah Membuat Sampul Buku Tradisional
Blog Info News Teknik

Cara Mudah Membuat Sampul Buku Tradisional

Sampul buku menjadi salah satu bagian yang penting untuk membuat buku tetap menarik dan juga awet tidak kotor. Banyak orang menyampuli buku – buku yang dimiliki dengan berbagai sampul yang ada. Di era yang cukup maju ini mungkin memberi sampul pada buku sudah jarang, namun bagi anda yang sedang membutuhkan sampul untuk buku kini anda bisa membuatnya sendiri. Ada banyak cara yang bisa anda pakai untuk membuat sebuah sampul buku yang menarik.

Salah satu sampul buku yang bisa anda buat adalah sampul buku yang tradisonal. Bagi anggota yang ingin membuat sampul buku yang bagus dan sederhana, anda bisa mencoba menggunakan teknik yang tradisional. Membuat sampul buku yang sederhana bisa anda lakukan dengan berbagai kreativitas yang anda milki. Anda bisa mencari berbagai gambar yang anda sukai di internet maupun anda bisa memanfaatkan berbagai majalah ataupun media lainnya yang mempunyai tampilan yang menarik. Setelah anda menentukan gambar yang anda sukai anda bisa menempelkan gambar tersebut pada buku yang anda miliki, hal ini akan membuat buku anda tidak mudah kotor dan rusak.

Cara Mudah Membuat Sampul Buku Tradisional

Untuk menambah daya tarik anda untuk membaca buku tersebut maka anda bisa membuat desain semenarik mungkin sehingga bisa membuat anda lebih semangat untuk membaca buku tersebut. Ada banyak desain menarik yang bisa anda temukan, selain menemukan berbagai desain yang sudah ada, anda juga bisa menggunakan desain yang anda sukai. Teknik membuat sampul tradisinonal ini juga cukup rumit anda membutuhkan benang, lem, dan juga gunting. Lem dan benang bisa anda pakai untuk membuat sampul buku lebih kuat dan tidak mudah lepas dari buku. Untuk memberikan kesan yang menarik anda juga bisa memberi hiasan pada sampul buku, namun untuk membuat sampul buku tetap tahan lama anda juga bisa melaminating sampul tersebut. Itulah cara mudah untuk membuat sampul dengan teknik tradisonal. Selain cara ini juga masih ada banyak cara lainnya yang bisa anda temukan untuk bisa membuat sampul buku menarik.

3 Cara Unik Membuat Sampul Buku
Blog Info News Teknik

3 Cara Unik Membuat Sampul Buku

Siapa yang tidak kenal dengan sampul buku? Mendengar namanya saja pasti anda sudah tahu bahwa sampul buku adalah cara untuk menyampuli buku. Buku menjadi benda yang mudah rusak dan juga mudah untuk terlupakan para pemiliknya. Ada cara mudah yang bisa anda lakukan untuk membuat buku – buku ini menjadi tidak mudah rusak dan tidak terlupakan oleh para pemiliknya yakni dengan menggunakan sampul buku. Anda tidak perlu membeli sampul buku untuk menyampuli buku tersebut namun anda bisa menggunakan berbagai cara di bawah ini untuk bisa membuat sampul buku yang menarik.

3 cara unik yang bisa terapkan untuk membuat sebuah sampul buku yang menarik termasuk dengan menggunakan berbagai barang bekas. Cara pertama yang bisa anda pakai untuk membuat sampul buku ini adalah dengan sebuah sulaman. Bagi anda yang suka menjahit atau mempunyai keahlian dengan menjahit anda bisa menyulam kertas dengan benang. Dengan begitu anda bisa membuat sebuah sampul buku yang menarik yang mana pada bagian depannya terdapat bentuk – bentuk hasil sulaman yang menarik. Sedangkan untuk cara ke 2 anda bisa menggunakan barang bekas, barang bekas yang bisa anda pakai kali ini adalah peta. Tentu saja ada banyak peta – peta bekas, dengan menggunakan peta tersebut anda bisa menempelkannya di buku yang anda miliki. Tampilan buku anda akan lebih menarik karena terdapat gambar peta – peta yang cukup menarik untuk dilihat.

Sedangkan untuk cara ketiga atau yang terakhir ini anda bisa menggunakan sebuah cat air. Bagi anda yang pandai melukis atau ingin membuat hasil lukisan, anda bisa menggunakan cara ini untuk membuat sebuah sampul. Kertas yang anda siapkan bisa anda berikan berbagai gambar yang anda sukai, pilih juga berbagai warna yang ada dan buat tampilan sampul buku anda menjadi luar biasa. Itulah ketiga cara yang unik untuk membuat sampul buku. Cara – cara tersebut sangat mudah untuk anda lakukan dan juga masih ada banyak cara tradisional maupun sederhana lainnya.

Scrapbook Dari Kertas Bekas, Kenapa Tidak
Blog Info

Scrapbook Dari Kertas Bekas, Kenapa Tidak

Ketika anda jalan-jalan ke toko buku, terutama di bagian alat tulis pasti anda akan gelap mata dan membeli barang-barang yang sebenarnya tidak anda butuhkan dan bisa anda buat sendiri. Apalagi jika melihat scrapbook yang sudah jadi dan tinggal dipakai saja, padahal scrapbook yang seperti itu harganya sangatlah mahal. Dengan membuat scrapbook sendiri, anda bisa membuatnya sendiri dengan kertas bekas tidak terpakai. Yang dimaksud disini adalah kertas bekas yang masih bagus dan baru digunakan satu sisi saja.

Membuat scrapbook sangatlah menyenangkan bagi beberapa anggota  apalagi dengan buku catatan yang menarik dan unik di setiap halamannya membuat anda menjadi lebih bersemangat untuk mencatat. Untuk membuat scrapbook sangatlah mudah dan anda tidak membutuhkan bahan-bahan yang mahal seperti yang biasanya anda lihat di internet. Anda bisa memanfaatkan kertas bekas yang tidak terpakai dan beberapa hiasan untuk membuat scrapbook seperti pita, daun-daunan kering, bunga kering, manik-manik, gambar-gambar lucu dari majalah anak-anak dan lain sebagainya.

Berikut caranya untuk membuat scrapbook yang mudah, anda juga bisa menambahkan kreasi anda sendiri untuk membuatnya menjadi lebih menarik.

1. Tumpuklah 5 hingga 6 lembar kertas berukuran A4 atau F4 dengan rapi, lalu lipat kertasnya menjadi dua bagian yang sama besarnya. Nantinya tumpukan kertas tersebut akan terlihat seperti buku. Jika anda ingin mendapatkan scrapbook yang lebih tebal, anda bisa menggunakan lebih dari 6 lembar kertas.

2. Buatlah 3 buah lubang di bagian lipatan kertas tersebut dengan pembolong kertas. Ukurlah 3 cm dari atas dan dari bawah kertas untuk mendapatkan bolongan kertas yang rapi. Jika anda kesulitan untuk membolongi kertas dengan rapi, anda bisa membolonginya satu per satu atau bisa menggunakan stapler agar kertas tidak bergerak ketika dibolongi.

3. Masukkan pita yang telah anda siapkan ke dalam lubang kertas. Anda bisa memasukkan pita dari depan atau belakang scrapbook, yang penting nantinya pita akan diikat di dalam halaman buku. Hal ini berlaku untuk scrapbook dengan 2 atau 3 lubang di tengah halaman kertas.

4. Lalu gunakan karton atau kertas yang tebal sebagai sampul. Anda bisa membuat sampul dengan ukurna yang lebih besar daripada halaman kertasnya. Misalnya saja anda menggunakan halaman scrapbook dengan ukuran 20 x 25 cm, maka anda bisa menggunakan sampul dengan ukuran 20 cm x 30 cm. Tekuklah karton atau kertas tebal tadi menjadi 2 bagian sama besar, anda bisa menggunakan penggaris dan membuat garis tipis di tengah-tengahnya agar bisa mendapatkan lipatan yang rapi.

5. Jika sudah selesai membuat sampul, anda bisa menghiasnya sesuai dengan selera anda. Jika sudah, maka rekatkan sampul dengan halaman kertas tadi dengan lem.

Membuat Cover Buku Dari Kumpulan Daun Kering
Blog

Membuat Cover Buku Dari Kumpulan Daun Kering

Ada banyak sekali benda-benda di sekitar anda yang bisa anda manfaatkan, salah satunya adalah daun-daun kering yang bisa anda gunakan untuk menjadi sampul buku. Walaupun daun kering bisa dimanfaatkan untuk menjadi pupuk kompos, namun akan lebih menarik bila dijadikan cover buku, anda pun juga tidak perlu kotor-kotor karena harus mengolah sampah organik menjadi pupuk. Memiliki buku dengan cover dari daun kering juga tentunya membuat buku anda menjadi lebih menarik dan unik karena buku-buku seperti itu tidak bisa anda temukan di toko-toko. Buku dengan cover dari daun kering hanya anda bisa temukan di toko yang menjual barang-barang handmade.

Pasti tidak banyak yang tahu bahwa daun-daun kering bisa anda manfaatkan untuk membuat kerajinan seperti cover buku. Daun kering sangat menarik karena bentuk daun setiap tanaman berbeda-beda. Untuk mendapatkan cover buku yang unik, anda bisa mencampur berbagai bentuk daun yang berbeda-beda. Hanya saja untuk mengolah daun kering menjadi cover buku, anda tidak boleh menggunakan daun yang terlalu kering, karena daun tersebut biasanya akan langsung hancur begitu dipegang secara kasar.

Untuk membuat cover buku dari daun kering, caranya tidaklah sulit selama anda mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

• Kumpulkan daun-daun kering sesuai dengan kebutuhan anda. Jangan gunakan daun yang terlalu kering atau daun yang busuk. Lebih baik lagi jika anda menemukan daun yang memiliki tulang daun menjari.

• Siapkan asam sitrat, karena asam sitrat berfungsi untuk membuat agar daun tidak busuk dan selalu awet. Siapkan pemutih pakaian, bahan ini berfungsi untuk membuat daun agar menjadi transparan. Siapkan gunting, lem putih dan juga cutter.

• Pertama, rebus daun kering yang sudah anda cuci terlebih dahulu dengan menggunakan campuran air dan juga 5 sendok asam sitrat selama 15 menit.

• Buang air sisa rebusan dan campur daun kering tadi dengan air dan pemutih pakaian secukupnya. Semakin banyak pemutih pakaian, maka daun-daun tadi akan menjadi lebih transparan.

• Keringkan daun-daun yang sudah direbus tadi pada nampan atau tempat yang datar di bawah sinar matahari agar lebih cepat kering. Untuk mendapatkan daun yang lebih lurus, anda bisa menyetrika daun tadi sebelum dikeringkan di sinar matahari.

• Setelah daun sudah siap, pertama lapisi cover buku anda dengan kertas HVS atau kertas lainnya. Gunakan gunting dan cutter untuk membuat sampul buku menjadi lebih rapi.

• Tempelkan daun yang sudah kering menggunakan lem. Jangan gunakan lem terlalu banyak bila tidak ingin lem “mbleber” kemana-mana, anda bisa menggunakan kuas agar penggunaan lem menjadi lebih rapi.

• Agar daun-daun tadi tidak mudah rusak karena terkena benda-benda lain, anda bisa menyampul buku anda dengan plastik.

Membuat Buku Kreatif Dengan Bahan Organik Laut
Blog Info Teknik

Membuat Buku Kreatif Dengan Bahan Organik Laut

Bahan organik selalu dikaitkan dalam hal membuat kreatifitas maupun membuat barang-barang tepat guna yang bermanfaat. Untuk di rumah, anda bisa membuat kreatifitas sendiri bahan organik menjadi buku yang unik. Disini akan dibahas jenis bahan organik laut untuk membuat buku yang indah, dan bahan yang digunakan adalah bahan laut yang mudah ditemukan seperti pasir laut, batu pasir laut, maupun bekas cangkang kerang. Anda bisa mencoba tips ini di rumah untuk membuat buku baru maupun menghias buku lama yang sudah usang.

Bahan-bahan laut akan sangat indah bila dijadikan sebagai kerajinan tangan, dan anda bisa mulai menggunakannya untuk dijadikan sebagai buku dengan mengikuti langkah-langkah yang ada di dalam tulisan ini. Langkah pertama adalah persiapan bahan dan alat, anda akan membutuhkan bahan organik laut seperti pasir, cangkang kerang, maupun bebatuan yang sudah anda miliki. Selain itu siapkan pula lem yang kuat, pensil, dan penggaris. Langkah kedua, anda bisa menyediakan karton sebagai sampul buku dan kertas-kertas bekas sebagai isinya.

Bentuk karton menjadi sampul buku dengan ukuran sesuai yang anda inginkan, dan jangan lupa untuk membuat bagian tengah sampul yang nantinya akan diisi dengan isi buku. Setelah itu, potong kertas-kertas bekas kosong yang telah anda sediakan sesuai dengan ukuran sampul yang telah anda buat, kemudian satukaan kertas-kertas tadi dengan menggunakan lem. Selain lem, anda bisa menggunakan steples maupun menjahitnya dengan rafia agar kertas tidak mudah lepas dan menempel dengan kuat. Setelah itu, tempelkan kumpulan tersebut ke dalam sampul buku yang telah anda buat sebelumnya. Setelah anda memiliki buku untuk dikreasikan, baik buku yang anda buat dengan langkah di atas maupun buku lama yang ingin diperbarui sampulnya, anda sudah mulai bisa berfokus pada hiasan buku dengan menggunakan bahan organik laut.

Buat pola pada sampul buku anda dengan menggunakan pensil. Untuk membuat pola hiasan bergaris, anda bisa menggunakan penggaris. Untuk memberi hiasan pada seluruh sampul buku, maka anda tidak memerlukan pola khusus. Setelah anda memiliki pola yang akan dihias, maka anda bisa untuk mengoleskan pada daerah pola yang akan ditempeli pasir pantai dan batuan pasir pantai. Dalam mengoleskan lem, cukup tipis saja namun pastikan lem telah teroles dengan merata. Setelah itu, anda bisa mulai menaburkan pasir pantai atau batu pasir pantai ke atas daerah yang telah dioles dengan lem.

Dalam menaburkan pasir, anda perlu berhati-hati agar pasir bisa menyebar secara merata sehingga tidak ada bagian yang lebih tebal maupun lebih tipis dari bagian yang lain. Selesai dengan pasir, anda bisa menempelkan bekas cangkang kerang ke atas bagian yang akan ditempel cangkang dengan memberikan lem pada tepi cangkangnya, bukan pada sampul buku. Anda bisa menempel cangkang tersebut sesuai dengan kreasi anda, dan pastikan lem yang anda oleskan sudah merata pada keliling cangkang tersebut. Dan dengan demikian, anda bisa menambahkan dengan berbagai bahan organik lainnya.

Itulah referensi dalam mengolah bahan organik menjadi buku yang bisa anda coba lakukan sendiri di ruma. Dengan menggunakan bahan organik, maka anda telah berkontribusi dalam mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang indah dan dapat dirasakan manfaatnya. Bahkan, anda juga bisa memulai untuk membuat koleksi sampul buku menggunakan bahan organik yang lainnya.

Sampul Buku Dengan Beragam Gambar Lucu
Blog News Teknik

Sampul Buku Dengan Beragam Gambar Lucu

Bagi anda yang hobi menulis atau membaca mungkin buku menjadi salah satu barang yang tidak pernah lepas dari pandangan anda. Sebagai salah satu orang yang kesehariannya bergulat dengan buku – buku, mungkin sering kali membuat anda bosan karena tampilan buku yang jelek. Beberapa orang yang memang sibuk dengan buku sering melakukan berbagai cara untuk tetap tertarik membuka buku, salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menyampuli buku tersebut.

Sampul buku tidak hanya membuat tampilan buku menjadi menarik namun bisa membuat buku lebih awet tidak mudah rusak. Sudah banyak orang yang menawarkan berbagai sampul buku yang menarik yang bisa anda temukan, namun jika anda tidak suka dengan sampul buku yang dijual anda bisa membuatnya sendiri. Membuat sampul buku tidaklah susah, hanya saja kemampuan dan tingkat kreatif anda cukup diuji dalam hal ini. Kini anda bisa membuat berbagai sampul buku yang menarik yang bisa membuat anda lebih senang membuka buku setiap harinya.

Salah satu cara yang diberikan oleh anggota bisa anda lakukan untuk membuat tampilan buku menarik adalah menyampuli buku dengan berbagai gambar yang menarik. Gambar – gambar yang menarik ini bisa anda temukan di internet maupun anda bisa menggambarnya sendiri. Sebelumnya anda bisa menyampuli buku anda dengan kertas, dari kertas tersebut anda bisa melukiskan berbagai gambar yang lucu atau gambar yang anda sukai. Tentu saja hal ini bisa dengan mudah untuk anda lakukan.

Selain menghadirkan gambar yang menarik di sampul buku anda juga bisa menambahkan berbagai hal menarik lainnya seperti menggunakan glitter. Glitter ini bisa anda taburkan di sampul buku anda yang sebelumnya sudah anda berikan lem terlebih dahulu. Dengan adanya tambahan glitter ini maka akan membuat tampilan buku anda lebih menarik untuk dilihat. Itulah cara yang mudah yang bisa anda lakukan untuk membuat tampilan buku anda menarik dan tidak mudah rusak, mengaplikasikan berbagai gambar yang menarik dan tambahan berbagai hal menarik lainnya bisa anda lakukan dengan sangat mudah.

Serbuk Gergaji, Bahan Organik Indah Untuk Kreasi Sampul Buku
Blog Info News Teknik

Serbuk Gergaji, Bahan Organik Indah Untuk Kreasi Sampul Buku

Kerap sekali orang-orang tidak menaruh perhatian pada sampah bahan organik seperti kulit buah, daun kering, serbuk gergaji, dan sampah organik lainnya. Padahal, bahan-bahan alami ini akan sangat indah bila dijadikan sebagai objek kreatifitas dengan mengolahnya menjadi benda yang menarik. Selain diolah menjadi benda menarik, sampah organik ini juga bisa digunakan sebagai penghias berbagai macam barang kebutuhan sehari-hari seperti sampul buku. Kehidupan kita tidak akan pernah lepas dari buku, dan menghias sampul buku dengan bahan organik yang indah akan menjadikan seseorang lebih bersemangat dalam membuka bukunya. Pada kali ini akan dibahas membuat kreasi sampul buku menggunakan bahan organik berupa serbuk gergaji. Serbuk gergaji dapat ditemukan di tempat-tempat yang biasa digunakan untuk mengolah kayu.

Dalam membuat sampul buku menggunakan bahan organik, anda bisa mengkreasikan sampul buku yang lama maupun membuat sampul buku yang baru. Jika anda ingin membuatt sampul buku, anda bisa menggunakan kertas karton maupun kardus bekas untuk membuat sampul hardcover. Pembuatannya pun mudah dan sudah dilakukan oleh beberapa orang cukup potong karton atau kardus yang anda gunakan sesuai dengan ukuran buku yang anda miliki. Pastikan ukurannya benar, dan akan lebih indah lagi bila ukuran sampul buku sedikit lebih besar dari ukuran buku asli. Setelah memiliki ukuran yang pas, maka anda bisa melipat bagian tengahnya untuk dibentuk seperti buku dan menempelkan isi buku ke dalam sampul buku yang anda ciptakan.

Namun jika anda berniat untuk menghias buku yang sudah ada pun tidak masalah. Jika anda sudah memiliki sampul buku yang akan dikreasikan, baik itu hasil buatan anda maupun sampul buku yang lama, maka anda bisa mulai menyiapkan bahan-bahannya. Bahan-bahan yang digunakan yaitu lem, serbuk gergaji sebanyak yang anda inginkan, dan pensil. Langkah pertama adalah rendam setengah dari jumlah serbuk gergaji yang anda sediakan ke dalam air, kemudian keringkan hingga setengah kering. Setelah anda memiliki serbuk gergaji setengah kering dan serbuk gergaji biasa, anda bisa memulai untuk menggambar pola menggunakan pensil sesuai keinginan anda pada sampul buku yang akan dihias. Pola ini bisa berukuran besar maupun ukuran kecil.

Atau, bisa juga anda memberi serbuk gergaji seukuran sampul penuh sehingga anda tidak memerlukan pola. Setelah anda memiliki daerah yang akan dihias dengan serbuk gergaji, oleskan lem ke daerah yang akan diblok dengan serbuk gergaji. Lem yang digunakan bisa berupa lem kayu, lem kardus, atau lem kuat yang lain. Setelah dioles dengan lem, taburkan gergaji setengah kering di atasnya. Sebaiknya taburkan secara merata agar mudah untuk dihias.

Lalu, taburkan serbuk gergaji biasa ke atas taburan serbuk gergaji setengah kering dan diamkan selama beberapa saat agar serbuk gergaji benar-benar menempel pada sampul buku. Setelah sampul buku memiliki taburan serbuk gergaji yang sudah jadi, anda bisa menambahkan beberapa bahan organik lain untuk menghiasnya dengan ditempelkan menggunakan lem. Anda bisa menggunakan kulit bawang putih, bawang merah, potongan daun kering, maupun bahan organik lainnya untuk mempercantik sampul buku.

Dengan memiliki buku yang bersampul bahan organik, anda bisa menjadikannya sebagai koleksi kerajinan tangan unik yang anda buat sendiri. Sebaiknya anda menyimpan dan menjaga sampul kreasi ini agar tahan lama dan tidak mudah rusak. Kini, anda sudah bisa mulai mencobanya di rumah.

Membuat Buku Catatan Unik Yang Murah Meriah
Blog Info News Teknik

Membuat Buku Catatan Unik Yang Murah Meriah

Buku merupakan salah satu alat tulis yang kini mulai tergantikan oleh teknologi. Bagaimana tidak, hampir semua orang kini memiliki gawai masing-masing terutama jenis ponsel pintar yang bisa digunakan untuk menulis berbagai macam informasi dan catatan. Namun, banyak penelitian memang menyebutkan bahwa menulis secara manual disebuah buku akan membuat Anda menjadi lebih mudah untuk mengingat. Hal ini akan membuat Anda menjadi lebih mudah untuk mengingat apa saja yang Anda tulis akibat otak akan terlibat lebih lama saat memberi perintah untuk menggerakkan tangan agar menghasilkan sebuah tulisan. Selain itu, berbagai hal lainnya juga membuat beberapa orang harus mencatat secara manual disebuah buku tulis karena tidak boleh menggunakan gawai. Jika Anda termasuk orang yang ingin lebih mencintai buku dan tidak bosan untuk mencatat, maka Anda bisa membuat buku catatan sendiri yang unik.

Membuat buku catatan yang unik menjadi salah satu cara untuk membuat Anda lebih gemar mencatat dan tidak bosan untuk terus menulis. Buku catatan yang unik dan dibuat sendiri pun bisa sangat beragam termasuk juga untuk Anda yang tidak ingin membuang banyak uang. Ya, Anda sangat bisa menghemat banyak uang untuk membuat buku catatan sendiri yang murah meriah tetapi tetap memiliki tampilan yang unik. Contohnya saja membuat buku dengan memanfaatkan kertas bekas hasil cetakan komputer yang sudah dipakai. Pada bagian belakang, kertas bekas memiliki tampilan yang tentunya masih bersih.

Anda juga bisa menggabungkan dua kertas bekas dan saling berpunggungan dengan menggunakan lem. Lalu, siapkan pembolong kertas dan pastikan semua kertas memiliki letak lubang yang sama. Setelah memiliki lubang, gabungkan seluruh kertas menggunakan spiral buku yang tentunya sangat mudah ditemukan dan harganya pun murah meriah. Setelah itu, Anda bisa membentuk tepian kertas agar memiliki bentuk buku yang unik dan berbeda dengan buku lainnya. Baru setelahnya Anda bisa membuat cover buku dengan menggunakan karton dan menghiasnya sesuai dengan selera Anda.

Selain itu, ada juga satu ide menarik dan unik untuk mendapatkan buku catatan yang unik serta murah merah. Ide yang dimaksud adalah dengan memanfaatkan kertas origami yang berwarna-warni. Kertas lipat ini sangat mudah didapatkan dari berbagai toko ATK dan toko buku. Harga satu bungkus kertas origami atau kertas lipat ini sangatlah murah. Anda bisa membeli sesuai berapa ketebalan buku catatan yang Anda inginkan. Kertas lipat ini hanya tinggal digunting hingga memiliki ukuran kertas yang Anda inginkan lalu gunakan pembolong kertas untuk menjadi tempat spiral buku menggabungkan semua tumpukan kertas. Setelah itu, buatlah cover buku dengan menggunakan kertas karton atau kertas lainnya yang cukup tebal. Jika sudah, buku catatan unik yang memiliki isi kertas berwarna-warni pun akan Anda miliki dan semuanya bisa dilakukan tanpa membuat Anda mengeluarkan banyak uang.

Tips Membuat Sampul Buku Agar Lebih Menarik
Blog Info News Teknik

Tips Membuat Sampul Buku Agar Lebih Menarik

Selain isi, salah satu hal yang harus diperhatikan dalam membuat buku yaitu sampul, terutama pada buku bacaan seperti novel, prosa ataupun buku cerita anak-anak. Membuat sampul bukanlah perkara mudah. Sampul buku harus dibuat semenarik mungkin agar pembaca juga tidak bosan. Saking pentingnya, tak sedikit penulis yang menyewa jasa desainer grafis agar sampul bukunya menarik. Nah, buat Anda yang berencana menerbitkan buku atau sekedar ingin menghias sampul buku pribadi, berikut tips membuat sampul buku agar terlihat lebih kece.

Tips Mendesain Cover Buku Agar Lebih Kece

1. Menentukan Tema
Sebelum bertindak lebih jauh terkait desain cover yang akan digunakan, hal yang paling penting dan utama harus dipikirkan yaitu tema. Untuk buku komersil, tema harus disesuaikan dengan isi atau kandungan di dalam buku tersebut. Biasanya, cover cenderung menceritakan garis besar dari main story atau judul buku. Sedangkan untuk menghias sampul buku pribadi seperti buku sekolah, buku diary dan sebagaian, Anda bisa memilih tema yang sesuai dengan karakter atau hobi.

2. Menentukan Grafis dan Font
Tips selanjutnya yaitu menentukan grafis dan font yang akan digunakan. Grafis ini biasanya tidak berlawanan dengan tema alias senada. Dalam membuat cover buku, grafis yang bisa digunakan sangat beragam, bisa berupa foto ilusi, gambar abstrak, doodle art, foto bertema vintage dan sebagaianya. Sedangkan untuk font, pengguna bisa dengan bebas memilih namun tetap senada dengan isi buku. untuk font biasanya terdapat dua garis besar pilihan yaitu font formal untuk buku sekolah atau bacaan ilmiah atau font bebas (stylish) untuk buku non formal. Jangan lupa, font dan jumlah kata yang digunakan juga harus menyesuaikan ukuran halam buku.

3. Cermat dalam Memilih Warna
Ketika memberikan sentuhan warna pada cover buku, Anda harus cermat dalam menentukan warna yang tepat, terutama jika buku tersebut akan dicetak. Setiap kertas memiliki daya serap yang berbeda terhadap tinta sehingga perlu memperhatikan jenis dan ketebalan kertas yang digunakan. Selain itu, alat cetak yang digunakan juga akan berpengaruh. selain mempertimbangkan media dan alat yang digunakan, dalam mendesain cover, perpaduan warna yang digunakan juga harus cermat memilihnya. Pemilihan warna yang slaah akan membuat tampilan buku kurang artistik. Jangan terlalu banyak menggunakan warna-warna tegas yang mencolok, padukan juga dengan warna yang soft.

4. Mengetahui Target Pembaca
Selain beberapa tips di atas, hal lain yang perlu diperhatikan dalam membuat sampul buku yaitu target pembaca. Target pembaca ini bisa diketahui dengan memahami isi dari buku itu sendiri. Nah, setiap target tentunya memiliki sudut pandang dan ketertarikan yang berbeda, misalnya jika itu novel percintaan yang targetnya remaja dari anggota bisa membuat cover buku yang emosional, menarik dengan menampilkan gambar tokoh utama.

Nah, itulah tadi beberapa tips membuat sampul buku yang bisa dijadikan sebagai referensi agar buku Anda terlihat lebih menarik di kalangan pembaca. Selamat berkreasi.

Ide Sampul Buku Unik Yang Mudah Dibuat Di Rumah
Blog Info News Teknik

Ide Sampul Buku Unik Yang Mudah Dibuat Di Rumah

Memiliki sampul buku yang unik akan membuat buku Anda menjadi berbeda dari milik orang lain. Terlebih lagi untuk sebuah buku yang sering Anda bawa ke berbagai tempat seperti misal buku agenda atau buku catatan kecil. Jika memiliki sampul yang unik, maka Anda bisa lebih menyayangi buku Anda dan tentunya lebih bangga membawanya ke manapun Anda berpegergian. Menariknya, saat ini telah banyak sekali tutorial atau inspirasi ide untuk sebuah sampul buku yang unik. Namun tidak semuanya benar-benar mudah dibuat sendiri di rumah. Itulah mengapa kali ini akan diberikan inspirasi ide untuk sampul buku yang terbilang cukup unik namun mudah dibuat sendiri di rumah sehingga Anda tidak akan kerepotan. Penasaran seperti apa saja sampul buku uniknya?

Ada beberapa bahan yang bisa dimanfaatkan oleh Anda jika ingin memiliki sampul buku yang unik dan salah satunya adalah kertas cokelat. Kertas cokelat ini sangat mudah dibeli dari berbagai toko ATK atau toko alat tulis kantor. Kertas ini biasa disebut dengan kertas samson atau juga ada yang menyebutnya dengan sebutan kertas payung. Namun, tentu saja kertas ini jangan hanya langsung dijadikan sampul begitu saja. Tahap pertama, Anda memang harus bisa membuat buku menjadi tertutupi dengan kertas cokelat ini pada bagian covernya. Setelah Anda pastikan rapi, saatnya Anda menghias bagian depan sampulnya.

Warna dasar cokelat sangat bisa dimanfaatkan untuk latar belakang menghias sampul. Anda bisa menghiasnya dengan menempelkan berbagai guntingan kertas berwarna yang dibuat menjadi berbagai bentuk atau juga Anda bisa membuat desain terlebih dahulu menggunakan komputer lalu mencetaknya untuk ditempelkan di sampul. Cara ini dijamin akan membuat Anda menjadi memiliki sampul yang unik dan berbeda dari sampul buku orang lain. Dalam pemilihan sampul unik ini, kreativitas Anda akan sangat menentukan keunikan dan kecantikan dari sampul buku Anda. Di situs judi ada beberapa pemain yang suka mengkoleksi sampul buku yang unik.

Selain itu, Anda bisa juga menggunakan kain untuk menjadi sampul homemade yang unik. Ya, ide sampul unik ini akan benar-benar membuat Anda memiliki buku yang sangat berbeda dengan buku pada umumnya. Kain apapun sejatinya bisa digunakan untuk membuat sampul namun sebaiknya pilih kain yang tidak terlalu tipis, memiliki sifat yang berat atau kain jatuh, dan juga memiliki tampilan yang menarik. Salah satu kain yang paling direkomendasikan adalah kain denim atau biasa disebut kain untuk celana jeans. Ambil celana jeans yang sekiranya sudah tidak terpakai, lalu gunting pada bagian saku atau kantung celana agar menghasilkan desain yang menarik. Penggunaan kain jeans untuk membuat sampul ini memang akan membuat Anda melakukan jahitan untuk merapikan sampul. Namun jika memang tidak dimungkinkan, Anda bisa menggunakan lem yang kuat.

Membuat Sampul Buku Unik Dari Bahan Organik
Blog Info News Teknik

Membuat Sampul Buku Unik Dari Bahan Organik

Sampul buku kerap diidentikkan sebagai bagian dari buku yang membuat orang-orang penasaran akan isinya. Sehingga, semakin cantik sampul buku, maka akan semakin senang pula membukanya. Jika anda memiliki buku penting yang harus anda pelajari setiap harinya dan memiliki sampul yang usang maupun membosankan, anda bisa menyulap sampul buku anda dengan bahan organik agar anda bisa kembali bersemangat ketika membaca buku tersebut. Dan yang pasti, anda yang mungkin adalaha pemain judi online bisa mengerjakan ini dengan mudah menggunakan peralatan yang ada di rumah.

Penggunan bahan organik dalam pembuatan sampul buku akan melibatkan beberapa alat dan bahan seperti kardus bekas, lem, penggaris, gunting yang masih tajam, kulit daun bawang putih, cutter, lem kayu, pensil, serta sedikit kain flanel. Untuk pembuatan ukuran nantinya bisa anda sesuaikan dengan lebar dan pajang kertas yang ada pada buku anda. Namun, pada kali ini yang akan digunakan adalah sampul buku kecil yang berukuran sekitar 18 x 24 cm. Anda bisa memulai membuatnya dengan menyiapkan kardus dengan ukuran 36 cm x 24 cm.

Jika kardus yang anda miliki tidak berukuran serupa, maka anda bisa menyatukannya dengan kardus lainnya agar ukurannya menjadi ideal. Selanjutnya anda bisa memotong kembali kardus tersebut menjadi dua bagian dengan ukuran 24 cm x 18 cm. Di bagian yang berukuran 24 cm, anda bisa menambahkan titik untuk digunakan sebagai batas lipatan bagian kanan dan kiri masing-masing dengan panjang 11,25 cm.

Untuk mempermudah membuat batas llipatan ini, anda bisa menambahkan titik tersebut untuk masng-masing bagian atas dan bagian bawah. Setelah memiliki batas garis, pertegas batas tersebut dengan menarik garis menggunakan cute. Namun, dalam mempertegas garis jangan sampai memotong kardus, sehingga anda harus berhati-hati dalam membuat garis batas. Setelah terbentuk garis dengan cutter, lipat garis tersebut membentuk sebuah cover buku. Setelah itu, anda bisa memasang isi di dalamnnya dengan menggunakan isi buku yang ingin anda modifikasi sampulnya. Kemudian untuk memberi hiasan pada sampul buku yang baru saja dibuat, anda bisa memberi hiasan dengan membuat pola artistik. Pola yang digunakan bisa disesuaikan dengan keinginan, dan anda bisa menggambar pola tersebut menggunakan pensil.

Kemudian, potong pola yang telah anda gambar menggunakan cuter namun jangan sampai cutter menembus lapsian kardus bagian bawah. Cukup hanya memotong lapisan bagian atas saja, sehingga anda akan melihat bagian kardus yang berbentuk seperti ekukan-lekukan kecil. Untuk menambah kecantikan sampul, anda bisa menggunakan daun kulit bawang putih. Caranya, pilih 6 kuit bawang putih yang akan dijadikan sebagai kelopak bunga.

Selanjutnya, susun keenam daun potong daun bawang tersebut dengan pola seperti bunga. Tempelkan daun dengan menggunakan lem kayu, dan beri bulatan kecil dari kain flanel pada bagian tengah bunga tersebut. Lakukan pembuatan bunga ini sesuai dengan selera anda, bisa membuat dalam jumlah banyak sekaligus maupun sedikit agar menambah kesan elegan.

Itulah salah satu kreasi yang bisa anda lakukan sambil bermain judi online di agen Sbobet terpercaya dalam membuat sampul buku pemain sepak bola dari bahan organik menggunakan bahan dasar kardus bekas yang bisa dilakukan di rumah. Kini anda bisa memodifikasi buku-buku anda yang telah usang agar terlihat unik dan menarik untuk dibaca. Penyimpanan buku yang dikreasikan sebaiknya dijaga semaksimal mungkin agar tidak mengalami kerusakan pada bagian yang telah dibentuk.

Olahan Buku Yang Terbuat Dari Padi Kering
Blog Info News Teknik

Olahan Buku Yang Terbuat Dari Padi Kering

Ternyata buku yang anda miliki sudah banyak diteliti oleh banyak orang termasuk di Indonesia. buku sekarang tak hanya terbuat dari kayu kembali. Namun tetap masih banyak sekali buku yang terbuat dari kayu. Karena memang masih banyak mesin yang hanya bisa membuat kertas dari bahan kayu. Namun lambat laun mulai banyak sekali yang berinovasi untuk membuat dari bahan bekas serutan kayu yang pastinya merupakan limbah dari mebel. Inilah yang menjadikan salah satu inovasi yang diperlukan untuk menangai permasalahan global warming. Selain itu ternyata juga ada penelitian tentang kertas ini juga dengan menggantikan bahan dasar kayu dengan daun kering.

Daun kering merupakan salah satu yang bagian dari pohon yang memang dirasakan mampu untuk menggantikan kayu. Dan ternyata memang benar bahwa sesungguhnya penelitian ini berhasil dengan sempurna. Sehingga dapat menghasilkan kertas yang baik. Namun sayangnya menurut kekurangan dari penelitian ini adalah daun yang digunakan. Karena daun yang baik adalah daun pinus. Yang merupakan salah satu daun yang mampu untuk emmbuat sebuah kertas dengan hasil yang baik karena mengandung selulosa yang tinggi yang pastinya mampu membuat kertas yang lebih kuat dan kualitas bagus.tak hanya sampai disitu saja penelitian tentang kertas ini. Ternyata sudah ada penelitian baru tentang kertas yaitu pembuatan kertas yang terbuat dari bahan baku padi kering atau jerami.

Ini merupakan terobosan terbaru yang pastinya mampu untuk membuat anda menjadi tertarik untuk membuatnya. Hal ini didasari karena Indonesia merupakan salah satu negara yang hampir sebagian besar lahanya digunakan untuk pertanian padi. Sehingga mampu untuk menghasilkan banyak sekali jerami dalam sekali panen yang pastinya mampu untuk dijadikan menjadi bahan baku kertas. Jerami atau padi kering memang mampu untuk dijadikan bahan dasar kertas karena padi memiliki selulosa sekitar 30-40% yang mampu untuk dijadikan sebuah kertas. Pada kayu mengandung selulosa sebesar 38-42% sehingga jerami atau padi kering mampu untuk membuat sebuah kertas.

Cara yang dilakukan pun sama seperti menmbuat sebuah kertas yaitu menggunakan bahan kimia. Setelah itu dijemur dan akhirnya mampu untuk menghasilkan kertas. Penelitian ini terus berlanjut dan didapatkan bahwa 10kg padi mampu untuk menghasilkan 5 kg kertas. Bayangkan bila sekali panen sebuah tempat di Jawa mampu menghasilakn berton-ton beras bahkan juga berton-ton jerami yang pastinya bisa menjadi salah satu jawaban untuk mengurangi penggunaan kayu sebagai bahan dasar sebuah kertas.

Dengan penelitian ini berarti manusia terus berusaha untuk memerangi global warming yang ada yang memang sebenarnya merupakan ancaman terbesar manusia. Anda bisa membantu penelitian ini dengan melakukan penelitian ini dirumah anda atau bersama teman anda agar mampu untuk menyempurnakan penelitian ini.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!